Tampilkan posting dengan label Penyakit mata silinder. Tampilkan semua posting
Tampilkan posting dengan label Penyakit mata silinder. Tampilkan semua posting

14 Jenis Penyakit Pada Mata Manusia Dan Cara Mengatasinya

 Penyakit Pada Mata Manusia . Mata merupakan organ yang sangat penting bagi semua makhluk hidup, apalagi manusia. Dengan mata, kita dapat melihat dunia, melakukan berbagai aktivitas yang diinginkan dan menunjang semua hal yang dapat memenuhi kebutuhan kita misalnya memudahkan untuk bekerja. Seperti organ tubuh lainnya, tentu saja ada masalah yang membuat kinerja mata menjadi menurun. Penyakit mata bisa muncul mulai dari yang paling umum hingga yang jarang terjadi.

14 Jenis Penyakit Pada Mata Manusia Dan Cara Mengatasinya

14 Jenis Penyakit Pada Mata Manusia Dan Cara Mengatasinya
Jika diperhatikan secara rinci dan detail, ada sekitar 14 macam Penyakit Pada Mata manusia yang dapat terjadi pada siapapun, kapanpun dan dimanapun. Semua jenis penyakit pada mata manusia tersebut akan dibahas secara rinci sebagai berikut.

1. Degenerasi makula
Penyakit mata ini muncul karena bagian makula mata tidak mampu melihat secara jelas dan pandangan menjadi kabur. Makula adalah organ kecil pada mata yang letaknya di bagian belakang mata dan berperan penting dalam mengirim sinyal gambar dari mata ke otak. Biasanya, seringkali penyakit ini muncul pada kalangan orang tua.

Penderita akan merasa penglihatan matanya kabur, tidak fokus dan biasanya disertai munculnya garis gelombang pada penglihatan. Bahkan, penderita tidak mampu mengenal warna dengan baik sehingga membutuhkan cahaya yang sangat terang untuk membaca. Penderita juga akan kesulitan mengenali wajah, tidak mampu melihat warna cerah atau mengalami halusinasi pada saat melihat warna atau gelombang cahaya.

Cara mengatasinya:
- Konsumsi buah dan sayur yang kaya akan antioksidan dan vitamin mulai dari brokoli, wortel, kacang, kangkung dan bayam.
- Makan makanan berlemak sehat mulai dari ikan salmon, minyak zaitun, ikan tuna dan semua ikan yang kaya dengan omega 3.
- Konsumsi berbagai jenis biji-bijian seperti contoh gandum.
- Jaga berat badan guna menghindari obesitas dan hentikan kebiasaan buruk seperti merokok.

2. Katarak
Penyakit Pada Mata jenis ini membuat lensa mata tampak keruh sehingga penglihatan menjadi berkurang dan penderita bisa mengalami kebutaan. Bahkan, penglihatan menjadi semakin parah saat malam hari. Penyakit ini dapat berkembang seiring berjalannya waktu yang akan semakin membuat penglihatan menjadi parah.

Cara mengatasinya:
- Bisa dengan jalan operasi
- Rajin membuat jus wortel atau menggunakan wortel untuk dikonsumsi setiap hari.
- Menerapkan jus dari bunga labu ke kelopak mata sebanyak dua kali sehari 15 menit.
- Menerapkan beberapa tetes madu ke mata secara rutin

3. Neuritis optik
Penyakit yang muncul karena peradangan di saraf optik sehingga mempengaruhi kinerja saraf optik yang dapat menghubungkan informasi dari mata ke otak. Penderita akan mengalami gangguan penglihatan sementara.

Cara mengatasinya:
- Penderita melakukan tes pemeriksaan mata guna mengetahui penyebabnya atau bisa dengan scan kepala untuk melihat tumor.
- Penderita disarankan mengkonsumsi banyak buah-buahan terutama manggis dan sirsak.
- Penderita harus secara rutin konsultasi pada dokter.
- Penderita dapat melakukan terapi steroid jika neuritis optik muncul bukan karena virus.

4. Glukoma
Kondisi dimana mata tidak mampu melihat dalam jangka waktu tertentu. Tekanan yang tinggi pada saraf mata menjadi penyebab munculnya penyakit ini. Glukoma dibagi menjadi dua yakni glukoma sudut terbuka dan tertutup.

Cara mengatasinya:
- Operasi mata
- Menggunakan obat tetes mata atau obat dari dokter
- Banyak makan buah-buahan berwarna gelap seperti blue berry atau chanberry.
- Makan makanan yang kaya omega 3 seperti ikan salmon.
- Kurangi lemak dan turunkan kadar insulin.
- Olahraga.

5. Ablasi Retina
Penyakit Pada Mata berikut adalah kondisi lapisan penting jaringan di retina mengalami penurunan sehingga posisinya agak turun ke bawah atau menjorok ke dalam sehingga pembuluh darah mengalami gangguan. Retina menjadi kekurangan oksigen dan jika dibiarkan menjadi buta.

Cara mengatasinya:
- Operasi
- Prognosis

6. Penyakit Graves
Kondisi adanya gangguan sistem kekebalan tubuh sehingga tubuh menghasilkan terlalu banyak hormon tiroid yang mempengaruhi semua kesehatan tubuh. Biasanya, menyerang perempuan yang berumur kurang dari 40 tahun. Penderita memiliki mata lebih menonjol dengan tekanan kuat di bagian dalam mata.

Cara mengatasinya:
- Pembedahan
- Obat antitiorid
- Yodium radioaktif
- Beta-blocker

7. Mata Juling/Strabismus
Kondisi bahwa mata tidak mampu melihat dengan baik. Bola mata penderita bisa ke kanan dan kekiri sehingga pandangan matanya lurus. Bisa terjadi pada semua kalangan.

Cara mengatasinya:
- Pembedahan
- Menggunakan kacamata
- Menggunakan penutup mata

8. Mata Bintitan
Salah satu jenis penyakit yang cukup mengganggu di bagian mata walaupun tidak berlangsung lama. Sebenarnya tepatnya ini adalah penyakit pada kelopak mata  adapun ciri mata bintitan yaitu , Ditandai seperti adanya bintitan dengan rasa nyeri seperti bisul di kelopak mata sehingga membuat mata tampak merah atau kebiruan.

        Baca juga :Jenis Cacat Mata Dan Penanggulangannya 

Cara mengatasinya:
- Gunakan air rebusan daun sirih untuk membersihkan mata yang bintitan
- Kompres mata dengan air hangat 10-15 menit secara rutin
- Kompres atau oleskan bawang putih yang sudah dihaluskan untuk menyembuhkan mata.
- Tidak menekan mata yang bintitan karena memperburuk infeksi.

9. Mata Belekan
Jenis Penyakit Pada Mata selanjutnya adalah belekan . penyakit mata belekan sendiri disebabkan oleh infeksi bakteri atau virus sehingga mata mengeluarkan kotoran cukup banyak.

Cara mengatasinya:
- Hindari kontak langsung dengan lingkungan berdebu.
- Hindari makanan yang menyebabkan panas dalam misalnya gorengan dan cokelat.
- Bawa ke dokter jika dalam 5 hari tidak kunjung sembuh.

10. Rabun Mata
Penyakit yang bervariasi mulai dari rabun dekat dan rabun jauh yang membuat penderita mengalami gangguan penglihatan dalam jarak tertentu.

Cara mengatasinya:
- Gunakan kacamata saat berkendara
- Latih mata dengan benda bergerak
- Konsumsi wortel
- Latih mata dengan melihat objek jauh

11. Keratitis
Penyakit yang menyerang bagian kornea mata karena virus, jamur atau bakteri. Gejalanya muncul bintik-bintik putih pada mata dan cukup berbahaya.

Cara mengatasinya:
- Cangkok mata
- Gunakan obat antibiotik, anti virus atau anti jamur.
- Obat anti peradangan.

12. Buta Warna
Penyakit Pada Mata dimana penderitanya tidak mampu membedakan nuansa warna di sekitarnya. Penderita mungkin hanya bisa melihat bahwa warna disekitarnya adalah warna hitam, abu-abu dan putih.

Cara mengatasinya:
- Rajin konsumsi buah-buahan dan sayur
- Menggunakan kacamata buta warna
- Tes penyusunan
- Tes ishihara

13. Presbiopi
Kondisi dimana penderita tidak mampu melihat benda dekat atau jauh. Biasanya terjadi pada lansia.

Cara mengatasinya:
- Menggunakan kacamata dengan lensa rangkap

14. Iridosiklitis Akut
Penyakit Pada Mata ini awalnya disebabkan karena kuman di gigi dan merambat ke mata. Mata menjadi merah walaupun tidak terlalu sering mengeluarkan kotoran. Penderita mengalami penglihatan seperti bintik-bintik hitam beterbangan. Jika tidak segera ditangani dapat menyebabkan rabun atau kebutaan.

Cara mengatasinya:
- Rajin mengkonsumsi blueberry
- Umumnya ditangani dengan glikokortikoid steroid, baik dengan tetes mata atau terapi oral
- Injeksi posterior subtenon triamkinolon asetat.

           Baca juga :Macam macam penyakit mata dan gambarnya

Demikian semua informasi lengkap tentang jenis Penyakit Pada Mata dan cara mengatasinya. Semoga bermanfaat!

Artikel Penyakit Mata Silinder dan Minus - Eye Diseases in Humans

Pada petang ini kami akan memberikan bahasan tentang penyakit mata silinder . dimana akan dijelaskan defeinis mata Astigmatisme, gejala , dan juga sebab terjadinya . Selain pembahasan tentang mata silinder maka akan disuguhan mata Perbedaan Mata Minus dan Silinder sehingga mudah kita kenali o ini mata silinder ini mata minus .

Pengertian Mata Silinder

Mata silinder dikenal juga dengan sebutan Astimagtisme ini  terjadi karena Lengkung Datar Kornea dan Lengkung Tegak Kornea tidak Simetris. Keadaaan ini bisa dianalogikan dengan lengkungan pada sendok. Pada satu sisi ada yang Landai sedangkan sisi lainnya terjal. Kalo sistem optik atau suatu lensa terlalu Melengkung/ Terjal, maka cahaya yang terbias melalui retina menjadi terlalu dekat. Sedangkan lengkung yang landai membuat fokusnya jadi terlalu jauh. Akhirnya, imej atau citraan yang jatuh jadi terpecah dua.
penyakit mata silinder

Gangguan Penyalit mata silinder disebut pula dengan Astigmatisma. Idealnya, mata kita berbentuk bulat seperti bola sepak, sehingga semua sinar yang dibiaskan dari suatu object yang masuk ke dalam mata kita akan bertemu di satu titik retina. Kasus Astigmatisme banyak dijumpai pada orang Asia.

Kelainan ini gak hanya meliputi masalah bagaimana fokus bayangan dibentuk, karena fokus benda yang dilihat terpecah menjadi dua bayangan. Kelainan ini disebut sebagai "Mata Silinder".

Tapi terminologi mata silinder ternyata gak tepat, karena sebenarnya bukan matanya-nya yang silinder tapi lensa mata  yang fungsinya mengoreksi keadaan Astigmatisme itulah yang bersifat silinder. Jadi,intinya  yang ada hanyalah "Lensa Silinder" bukan Mata Silinder. Namun karena penyebutan orang-orang mata silinder itu maksud umum tapi maknanya khusus . 

Apa Saja Gejala Mata Silinder ?

Tanda dan gejala mata silinder yang mungkin timbul:
1. Mata kabur
2. Penglihatan yang terdistorsi
3. Sering memicingkan mata
4. Tidak mampu melihat rincian halus
5. Jika pada anak-anak dengan gangguan Silindris akan mengalami kesulitan untuk fokus pada kata-kata tercetak dan garis
6. Ketidakmampuan untuk melihat dengan baik dekat dan jauh tanpa menyipitkan mata.
7. Ketegangan mata, mata lelah, atau bahkan sakit kepala
Penyebab Mata Silinder

Penyebab Mata Silinder terjadi karena kelainan Refraksi pada permukaan kornea mata. Kelainan Astigmatisma yang kecil akan mengakibatkan gangguan ketajaman penglihatan yang ringan, tapi bisa menyebabkan sakit kepala, ketegangan pada mata dan kelelahan.

Pada kelainan Mata Astigmatisma, bola mata berbentuk Ellips atau Lonjong, seperti bola Rugby, sehingga sinar yang masuk ke dalam mata tidak akan bertemu di satu titik Retina. Sinar akan dibiaskan tersebar di retina. Hal ini akan menyebabkan pkamungan menjadi kabur, tidak jelas, berbayang, baik pada saat untuk melihat jarak jauh ataupun dekat.

Cara Mengetahui Mata Silinder

Cara mengkoreksi Astigmatisma adalah dengan memberikan Lensa Silinder. Pasien dapat mengalami Kelainan Astigmatisma dan Myopia (rabun jauh) atau Hypermetropia (rabun dekat). Kalo hal ini terjadi, bisa diatasi dengan memberikan kombinasi antara lensa Spheris dan lensa Silinder, ditempatkan pada Axis / Derajat yang sesuai.

Selain kacamata dengan lensa silinder, saat ini telah tersedia lensa kontak yang bisa mengkoreksi kelainan Astigmatisma. Lensa kontak RGP (Rigid Gas Permeable) bisa digunakan untuk mengkoreksi kelainan Astigmatisma. Karena konsistensinya keras, RGP tidak mengikuti bentuk permukaan kornea, sehingga air mata yang berada di antara lensa RGP dan permukaan kornea mata akan membentuk suatu lapisan yang dapat menetralkan Astigmatisma. Lalu apa yang membedakannya mata minus dan silinder ?

Perbedaan Mata Minus dan Silinder

Penyakit mata yang secara umum diderita oleh banyak orang adalah mata minus (myopia) dan silinder (astigmatisma). Sebelum melakukan penanganan lebih lanjut, marilah kita memahami terlebih dahulu perbedaan yang mendasar dari kedua penyakit mata ini.

Mata Myopia (Minus atau Rabun Jauh)
Penyebab utama dari mata minus adalah kelengkungan kornea yang lebih pendek serta sumbu bola mata yang terlalu panjang. Kedua hal tersebut dapat diperoleh melalui orang tua atau keturunan. Namun apabila bukan keturunan, mata minus bisa diakibatkan karena aktivitas dekat terlalu lama, misalnya banyak membaca atau terlalu lama bekerja dengan komputer.

Bila seseorang mengalami mata minus, maka penyakit ini akan cenderung terus bertambah terutama jika ia masih berada pada masa pertumbuhan. Seiring dengan bertambahnya tinggi badan, maka minus juga akan bertambah dikarenakan sumbu bola mata yang ikut bertambah panjang.


Mata minus tidak bisa dicegah baik dengan terapi ataupun obat obatan kecuali jika kita melakukan operasi lasik. Yang dapat dilakukan hanyalah menjaga kesehatan mata agar minus tidak bertambah cepat dengan memberikan kacamata atau lensa kontak sesuai ukuran serta mengurangi aktivitas membaca terlalu dekat dan terlalu lama bekerja di depan komputer. Pada umumnya mata minus akan berhenti bertambah saat mendekati usia 30-an dan akan cenderung turun di usia 40-an.


Mata Astigmatisma (Silinder)

Penyebabnya adalah panjang kornea antara horisontal dan vertikal yang tidak sama. Hal ini bisa didapat dari orang tua atau keturunan. Selain itu, gaya hidup yang tidak benar seperti membaca atau melihat jauh dalam posisi miring, menonton TV dan membaca sambil tiduran juga disebut sebagai penyebab lain dari penyakit mata ini.



Berbeda dengan minus, silinder cenderung tidak akan bertambah bila kita menggunakan ukuran yang tepat pada kacamata atau lensa kontak. Silinder justru akan bertambah bila kita tidak menggunakan ukuran aslinya. Pada umumnya, sekali diberikan ukuran yang sebenarnya maka silinder akan tetap pada ukuran tersebut.

Bagaiman sobat sudah tau kan apa itu  penyakit mata silinder ? demikianlah seputar mata silinder silahkan baca artikel kami tentang sakit mata di blog cara mengobati sakit mata ini .