Tampilkan postingan dengan label Cacat Mata. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cacat Mata. Tampilkan semua postingan

Bagaimana Cara Mengatasi Buta Warna Total dan Sebagian Secara Alami

Cara mengatasi buta warna secara alami bisa dilakukan dengan cara alami, penyembuhan buta warna dengan cara alami inilah yang paling dianjurkan karena paling berkhasiat, dan yang jelas tanpa efek samping.
Namun sebelum kita mengetahui cara mengatasi buta warna, terlebih dulu kita perlu tahu, buta warna dibagi menjadi dua, yakni buta warna sebagian dan buta warna secara total.

Buta warna adalah sejenis penyakit dimana pengidapnya kehilangan penglihatan beberapa pigmen warna secara total atau sebagian. Mereka yang kehilangan pigmen warna sebagian itu misalnya buta warna merah hijau, pengidap buta warna jenis ini membuatnya sulit membedakan warna merah, kuning dan hijau, ada pula yang sulit membedakan warna merah dan hitam.

Ada pula buta warna biru dan kuning, pengidap buta warna jenis ini sulit untuk membedakan warna biru dan hijau, warna kuning kelihatan seperti warna abu-abu, sedangkan warna hijau kelihatan kebiru-biruan.
Dalam warna-warna yang ditangkap mata, ada tiga jenis sel kerucut, kehilangan salah satunya atau semuanya menyebabkan buta warna. Mereka yang kehilangan semua sel kerucut dan hanya mampu melihat hitam dan putih saja disebut monokromasi, sedangkan mereka yang kehilangan satu sel kerucut saja, sehingga tersisa dua kerucut saja, misal hilangnya sel kerucut warna merah (protanopia), hilangnya sel kerucut warna hijau (deuteranopia) dan hilangnya sel kerucut warna biru (tritanopia), buta warna jenis ini disebut dikromasi
Adapun jenis buta warna lainnya adalah yang lemah dalam satu pigmen saja, misalnya lemahnya pigmen warna merah (protanomali), lemahnya sel pigmen warna hijau (deuteranopia) dan lemahnya sel kerucut warna biru (tritanomali) buta warna jenis ini disebut trikromasi.

Bagaimana Cara Mengatasi Buta Warna Total dan Sebagian Secara Alami

Baik Trikromasi, Dikromasi maupun Monokromasi adalah tipe dari buta warna spasial atau sebagian. Sedangkan jenis buta warna lainnya adalah buta warna total atau keseluruhan, namun jarang sekali seseorang yang mengidap buta warna total

Bagaimana Cara Mengatasi Buta Warna Parsial Dan Total

Lantas apa yang menyebabkan seseorang itu bisa menjadi buta warna, dan bagaimana cara mengatasi buta warna total atau pun sebagian dan mengobatinya yang dapat dilakukan secara alami?

Penyebab Buta Warna

Penyebab buta warna bisa bermacam-macam, salah satunya karena faktor keturunan alias genetik, usia, riwayat penyakit, efek samping obat-obatan tertentu, kecelakaan hingga stroke

Keturunan
Penderita buta warna sejak dari lahir atau genetika lebih sering dialami pria daripada wanita, karena dari keturunan tentunya penyembuhannya lebih sulit

Penyakit
Memang ada sejumlah penyakit yang bisa menyebabkan buta warna seperti glukoma, diabetes, alzheimer, leukimia, neuritis optik, bahkan hingga pecandu alkohol. Selain itu ada pula stroke yang menyebabkan saraf optik di kepala menjadi rusak, sehingga pasien tidak dapat membedakan warna tertentu

Usia
Seiring dengan bertambahnya faktor usia, kemampuan fungsi mata juga ikut berubah, hal ini adalah proses alami yang tak perlu dicemaskan, karena proses penuaan dan penurunan fungsi membaca warna juga akan memudar dalam waktu tahunan

Obat-Obatan Kimia
Buta warna juga bisa disebabkan salah satunya karena terpapar obat-obatan kimia di tempat kerja, misalnya pupuk dan karbon disulfida

Efek Samping Obat-Obatan tertentu
Beberapa obat-obatan seperti digoxin, pheytoin, chloroquine, dan sidenafil yang juga dikenal sebagai viagra bisa menyebabkan buta warna, namun efek ini bisa berhenti dan pandangan kita bisa normal kembali jika kita menghentikan konsumsi obat-obatan tersebut

Kecelakaan
Kecelakaan tertentu yang menyebabkan otak atau saraf di belakang otak cedera juga bisa membuat seseorang menjadi buta warna.

Cara Mudah Untuk Membuktikan Seseorang Buta Warna

Cara yang biasanya dilakukan untuk membuktikan apakah seseorang itu buta warna atau tidak dengan menggunakan salah satu jenis tes, yakni dinamakan tes isihara. Tes Isihara adalah sejenis tes untuk melihat kemampuan pasien dalam membaca warna dalam sebuah susunan bulatan-bulatan dengan warna tertentu. Mereka yang tidak buta warna akan mampu melihat warna tersembunyi yang membentuk susunan bentuk tertentu, sedangkan mereka yang buta warna tidak mampu melihat susunan warna dan bentuk yang tersembunyi dan bisa mereka lihat

Misalnya, disitu ditampakkan susunan warna merah dan coklat, sementara warna yang tersembunyi yakni warna hijau dan kuning dengan membentuk tulisan angka 5

A.Cara Mengatasi Buta Warna dengan Mengonsumsi Makanan

Cara untuk mengatasi buta warna berikut ini bisa dipraktekkan untuk mereka yang mengalami buta warna total, maupun buta warna sebagian saja
  1. Mengonsumsi buah-buahan
    Buah-buahan memiliki kandungan zat alami yang dibutuhkan oleh mata, salah satunya buah-buahan yang mengandung banyak vitamin A dan C, paling baik untuk mata. Misalnya dengan mengonsumsi wortel ketika pagi hari sebelum berangkat kerja sangat baik bagi aktivitas kita. Sedangkan pada malam harinya konsumsilah apel, sebelum berangkat tidur untuk menjaga mata tetap sehat. Buah-buahan yang banyak mengandung vitamin C biasanya terdapat pada buah berwarna merah atau kuning, strawberri adalah yang paling banyak memiliki kandungan vitamin C. Selebihnya, ada tomat, jeruk, pepaya, cabai dan lain sebagainya.
     
  2. Bawang Merah
    Bawang merah yang biasanya hanya kita pergunakan sebagai bumbu masak ternyata memiliki fungsi lain, mengobati buta warna secara alami. Caranya cukup dengan mengoleskan bawang merah itu di kelopak mata kita, walaupun awalnya terasa pedih dan mungkin saja berlinang air mata karena saking pedihnya, percayalah itu bisa menghilangkan penyakit buta warna anda secara alami, baik itu buta warna total, atau buta warna sebagian saja.
     
  3. Susu Kambing dan Susu Sapi
    Sejak dahulu susu dikenal memiliki kandungan vitamin alami yang sangat kaya, selain menyehatkan, susu dapat dipakai untuk mengobati buta warna, dalam arti dapat mengobati buta warna menjadi semakin parah, baik itu susu sapi maupun susu kambing. Karena itu cobalah untuk mengonsumsi susu kambing dan susu sapi secara teratur, karena penyembuhan penyakit ini juga tidak bisa serta merta, namun dengan perlahan-lahan.Baca juga artikel kesehatan mata lainnya: Pengertian Penyakit Neuritis , Penyebab Dan Pencegahannya Beserta Gambarnya.

B. Cara Mengatasi Buta Warna dengan terapi

Selain dengan mengonsumsi makanan tertentu buta warna bisa diatasi dengan cara terapi, suatu pengondisian mata kita untuk merangsang saraf-saraf dan reseptor warna untuk dapat berfungsi seperti semula dengan bantuan alat, media atau perilaku kebiasaan pasien
  1. Menggunakan Kacamata Buta Warna
  2. Saat ini telah dikembangkan kacamata chromagen untuk membantu penderita buta warna melihat warna-warna tertentu seperti hijau dan merah
  3. Melakukan Pembelajaran Khusus
  4. Belajar di tempat gelap hanya menggunakan cahaya lilin
  5. Belajar di ruang terbuka
  6. Belajar dengan jarak jauh antara 4-5 meter
  7. Membaca dengan terbalik
Demikian salah satu cara mengatasi buta warna parsial dan total, dengan cara-cara di atas kemampuan untuk membaca fungsi-fungsi warna alias reseptor warna akan dapat pulih seperti sediakala karena telah digunakan terapi, alias dirangsang untuk membuat saraf berfungsi seperti sediakala sekian saja dulu ya dari Caramengobatisakitmata.blogspot.com Semoga manfaat.

Jenis-Jenis Gangguan Pada Mata Dan Penyebabnya beresta Cara Mencegahnya

Setiap orang pasti pernah mengalami Gangguan Pada Mata baik yang ringan ataupun yang parah. Mata memang memiliki fungsi yang esensi sekali. Bagaimana tidak, ia ibarat lensa kamera manusia. Jika tidak ada mata, maka tidak ada yang bisa dilihat. Atau, jika mata mengalami gangguan sedikit saja, pasti akan langsung terasa dampaknya. Maka dari itu, mata harus benar-benar dijaga supaya terhindar dari berbagai gangguan yang dapat mengganggu fungsinya.

Gangguan Pada Mata Akibat Penggunaan Computer

Ada yang bilang mata itu jendela hati. Dari mata kita bisa melihat berbagai macam ekspresi. Maka, tidak heran jika banyak yang mempercantik mata demi dapat mengekspresikan diri dengan optimal. Meskipun begitu, kesehatan mata tetaplah menjadi prioritas. Mata adalah salah satu anggota tubuh yang cukup sensitif. Terkena debu saja, ia bisa langsung kemerahan karena iritasi. Melihat komputer dalam waktu lama pun bisa menyebabkan Gangguan Pada Mata.


Jenis-Jenis Gangguan Pada Mata Dan Penyebabnya

Didunia medis, mata sendiri memiliki spesialisasinya. Terbukti dengan adanya rumah sakit khusus mata, dokter spesialis mata, dan sebagainya. Selain karena perananannya yang amat esensi, mata juga menjadi daya tarik dan keindahan seseorang. Untuk itu, ada baiknya jika kita mengenali berbagai jenis Gangguan Pada Mata supaya bisa menambah pengetahuan dan mengetahui tindakan apa yang harus dilakukan jika ciri-ciri mata terganggu menimpa kita.

  • -Rabun
Gangguan jenis ini ada dua macam yaitu rabun jauh atau miopi dan rabun dekat atau hipermetropi. Miopi biasanya terjadi karena bayang-bayang benda yang berjarak jauh jatuh didepan retina disebabkan bola mata yang terlalu panjang. Biasanya kita menyebutnya mata minus. Yang sering mengalami gangguan ini biasanya anak-anak, remaja dan dewasa. Untuk membantu melihat lebih jelas biasanya digunakan lensa cekung atau negatif.
Sedangkan untuk hipermetropi adalah kondisi yang berbanding terbalik dengan miopi. Jika miopi hanya mampu melihat objek jarak dekat, maka, penderita hipermetropu tidak dapat melihat objek dekat. Sedangkan objek yang jaraknya jauh dapat terlihat jelas. Untuk membantu melihat dengan baik, biasanya digunakan lensa cembung atau plus. Anak ataupun orang dewasa bisa mengalami jenis Gangguan Pada Mata ini.

  • - Astigmatisma
Astigmatisma juga mempunyai sebutan lain yaitu mata silindris. Biasanya penderita astigmatisma lebih bisa jelas melihat objek vertikal daripada horizontal. Kelainan ini terjadi karena bola mata mempunyai tingkat kelengkungan yang berbeda sehingga fokusnya pun berbeda. Akhirnya, objek tidak terlihat dengan jelas karena bayang-bayangnya pun tidak jatuh pada tempat yang seharusnya sama. Lensa silindris digunakan untuk membantu penglihatan penderita astigmatisma. Penderita ini biasanya anak-anak sampai dewasa.

  • - Buta Warna
Gangguan mata yang satu ini juga banyak dialami manusia. Dalam gangguan mata ini yang bermasalah adalah butiran sensor pigmen (warna) dan masalah ini terjadi pada sel syaraf. Penderita buta warna biasanya sulit membedakan warna merah, kuning, hijau, dan biru. Penyebab buta warna bisa karena faktor genetik. Namun penderita bisa menggunakan lensa khusus untuk dapat membantu melihat warna dengan lebih jelas.

  • - Presbiopi
Presbiopi sering disebut juga dengan istilah mata tua. Penderita kelainan mata ini memang biasanya yang sudah berumur 40 tahun keatas. Dimana faktor usia lah yang menjadi penyebab berkurangnya daya penglihatan pada mata. Baik objek jarak dekat ataupun jarak jauh biasanya menjadi buram. Yang mengalami gangguan biasanya otot mata. Karena hal ini sulit untuk dihindari, maka lensa cekung dan cembung lah alat yang bisa membantu penderita melihat lebih baik.

  • - Katarak
Katarak menjadi salah satu Gangguan Pada Mata yang cukup serius. Pada kondisi yang sudah cukup parah diperlukan prosedur operasi untuk menghilangkannya. Katarak merupakan suatu kondisi mata dimana ia mengalami hidrasi atau penambahan cairan serta adanya denaturasi pada protein lensa. Biasanya mata mengalami kekeruhan yang bisa semakin menyebar. Meskipun ada juga yang penyebarannya dalam waktu yang lama. Yang paling sering terkena gangguan mata ini adalah orang yang sudah lanjut usia.

  • - Nyctalopia
Nyctalopia juga dikenal dengan istilah rabun senja. Jenis Gangguan Pada Mata ini adalah kondisi dimana daya penglihatan berkurang dikala sore atau malam hari atau pada cahaya yang redup. Banyak juga yang menyebut nyctalopia ini dengan sebutan rabun ayam. Hal ini dikarenakan ayam juga tidak mampu melihat dengan jelas dikala senja atau malam hari. Yang menjadi sumber masalah adalah adanya kerusakan pada sel-sel retina. Biasanya, katarak juga menjadi penyebab terjadinya rabun senja ini.

  • - Ablasio
Penyakit ini cukup menyeramkan karena ini merupakan kondisi dimana retina sensoris terlepas dari epitel pigmen retina. Gejala yang dirasakan penderita ablasio adalah seolah melihat benda melayang, daya penglihatan menurun drastis, terasa melihat suatu kilatan cahaya, dan lain-lain. Hal ini tentunya membutuhkan penanganan serius dari dokter mata supaya bisa diketahui kondisinya seberapa parah dan tindakan apa yang harus dilakukan. Baca juga artikel kesehatan mata lainnya: Harga . Pemesanan , Manfaat , Dan Aturan Pakai Obat Mata Herbal Aini Madu 2017

Penyebab Dan Cara Mencegah Gangguan Pada Mata
Berikut adalah beberapa penyebab gangguan mata dan cara mencegahnya agar mata tetap sehat dan tidak bermasalah:

  1. - Kelelahan Mata
    Tanpa kita sadari kita sering mengabaikan mata yang lelah karena misalnya nonton terlalu dekat jaraknya, terlalu lama didepan komputer, atau membaca ditempat yang minim cahaya. Hal-hal tersebut dapat menjadi penyebab terjadinya gangguan mata. Maka untuk menjaga mata agar tetap sehat sebaiknya lakukan senam mata 20 menit sekali agar mata rileks dan otot-otot mata tetap sehat.
  2. - Ultraviolet
    Sinar ultraviolet tidak bisa disepelekan. Nyatanya, jika mata kita terppar sinar ultraviolet secara berlebih dapat merusak kornea mata. Untuk itu, pastikan untuk tidak melihat matahari secara langsung. Kemudian, memakai kacamata hitam saat melakukan aktifitas outdoor sangat dianjurkan untuk mencegah masuknya ultraviolet pada kornea mata.
  3. - Diabetes
    Diabetes juga seringkali menjadi penyebab beberapa Gangguan Pada Mata seperti misalnya glaukoma dan retinopati. Maka teruslah berkonsultasi dengan dokter jika menderita diabetes.
  4. - Pola Makan
    Pola makan yang kurang sehat juga di tengarai menjadi salah satu penyebab terjadinya Gangguan Pada Mata. Oleh karena itu, pastikan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi penting untuk mata seperti vitamin A dan B-12 agar mata tetap sehat.
  5. - Rokok dan Alkohol
    Kedua penyebab tersebut memang bisa merusak tubuh termasuk mata. Kandungan berbahaya yang terdapat pada keduanya menyebabkan mata kemerahan, sensitif, merusak makula mata, dan lainnya. Maka dari itu, jika ingin mata tetap sehati hindarilah kedua hal tersebut.

Menjaga kesehatan mata adalah kewajiban setiap individu. Membiasakan pola hidup sehat adalah kunci terjaganya kesehatan mata. Dengan menjaga mata agar tetap sehat, maka kita memiliki aset berharga yang tidak ternilai harganya. Dengan mata yang sehat, hidup kita pun bisa lebih berkualitas. Namun jika mengalami Gangguan Pada Mata sebaiknya tidak membiarkannya dan langsung konsultasikan dengan dokter , sekian dulu dari kami http://caramengobatisakitmata.blogspot.com/ semoga membantu.

Jenis Cacat Mata Dan Penanggulangannya Serta Lensa Kacamata Yang Dibutuhkan

Cacat Mata tidak dapat disepelekan, sebab masalah ini bisa terjadi pada siapapun. Untuk itu, sangat penting mengetahui kelainan yang terjadi pada mata, macam-macam cacat, bagaimana mengatasinya dan kacamata apa yang tepat untuk dipilih agar tidak menjadi semakin parah dan berujung pada kebutaan.

Jenis Cacat Mata Dan Penanggulangannya Serta Lensa Kacamata Yang Dibutuhkan

Hal pertama yang harus diketahui adalah berbagai macam cacat yang bisa terjadi pada mata. Penyakit mata memang sangat banyak bahkan jika dihitung ada sekitar 8 macam yakni rabun jauh, rabun dekat, rabun tua, rabun senja, buta warna, katarak, pterigium, gloukoma dan terakhir adalah astigmatisme. Untuk penjelasan lebih lanjut, berikut kami paparkan.
Jenis Cacat Mata Dan Penanggulangannya Serta Lensa Kacamata Yang Dibutuhkan

Jenis-Jenis / Macam-macam Cacat Mata dan cara penanggulangannya

1. Rabun jauh / mata minus (miopi)
Rabun jauh adalah cacat pada mata dimana penderita tidak memiliki kemampuan untuk melihat objek secara jelas terutama jika jarak pandang cukup jauh.
Hal ini terjadi dikarenakan lensa mata yang terlalu pipih.
Adapun Ciri ciri cacat mata miopi adalah  tidak jelas melihat benda jauh sedangkan benda dekat kelihatan , mudah pusing , pandangan terbatas , dan tidak kuat melihat sinar matahari dan cahaya terang lainnya .

Penderita rabun jauh memiliki masalah pada bayangan benda yang jatuhnya di depan retina.
Untuk itu, disarankan penderitanya menggunakan kacamata yang berlensa cekung atau lensa negatif supaya bayangan bisa jatuh tepat di retina.

2. Rabun dekat / mata plus (Hipermetropi)
Apa Pengertian cacat mata rabun dekat ? Jika Seorang yang memiliki Cacat Mata rabun dekat artinya memiliki kemampuan penglihatan jauh saja. Jika objek yang dilihat cukup dekat, pandangannya menjadi kabur. Bahkan, penderita tidak bisa membaca huruf kecil yang ada di koran jika membacanya dari dekat. Sehingga, tulisan menjadi lebih jelas jika sedikit dijauhkan.
Hal tersebut terjadi sebab bayangan benda malah jatuh di belakang retina.
Penderita rabun dekat atau cacat mata hipermetropi disarankan untuk menggunakan lensa cembung atau lensa positif agar bayangan benda bisa jatuh tepat di retina.

3. Rabun tua / presbiopi
cacat mata presbiopi ini adalah dikarenakan lanjut usia, kemampuan tubuh pun sudah pasti berkurang termasuk penglihatan. Mata menjadi lebih lemah sehingga penderita tidak dapat melihat benda baik yang jauh atau yang dekat.
Untuk menanganinya, penderita membutuhkan kacamata rangkap. Artinya, kacamata tersebut dilengkapi dengan lensa positif dan lensa negatif.

4. Rabun senja (Hemerolopi)
Cacat Mata ini berarti penderita tidak akan dapat melihat objek secara jelas hanya pada saat senja hari saja. Di lain waktu tersebut, penderita dapat melihat segalanya dengan jelas.
Hal tersebut bisa terjadi karena kurangnya vitamin A.
Untuk menanganinya, penderita disarankan memperbanyak konsumsi makanan yang kaya vitamin A seperti wortel dan sayuran.

5. Katarak
Penyakit mata yang satu ini dapat dideteksi dengan mudah sebab penderita katarak akan memiliki kabut di sekitar lensa mata. Pada mata normal, lensa mata tampak transparan dan kaya akan air. Hal tersebut adalah alasan utama mengapa seseorang bermata normal bisa melihat segalanya dengan mudah karena cahaya dapat menembusnya. Meskipun kenyataannya selalu ada sel-sel baru yang membentuk, ada banyak hal yang menyebabkan lensa menjadi buram, pejal dan kemudian mengeras. Sehingga, lensa tidak akan bening kembali dan lensa pun tidak dapat bekerja optimal untuk meneruskan cahaya ke retina. Dalam kondisi tersebut, maka tidak ada yang bisa diproses atau dikirim pada saraf optik menuju otak guna menerjemahkan warna dan objek apapun.

Penyebab utama dari munculnya Cacat Mata pada penderita katarak bisa dikarenakan proses degeneratif atau pertambahan usia. Tidak heran jika penyakit ini paling sering muncul pada orang tua atau yang berusia lanjut.

Untuk menangani katarak, dibutuhkan operasi katarak. Atau anda bisa dengan menggunakan cara alami seperti minum jus wortel, menggunakan masker mata dengan esktrak atau jus bunga labu, menggunakan madu alami, menggunakan campuran adas dan ketumbar, menggunakan buah almond dan merica, serta mendidihkan 2 buah kapulaga halus dan susu yang sudah direbus mendidih untuk diminum air campurannya.


6. Pterigium
Pernahkah anda mendengar tentang Pterigium? Penyakit ini adalah penyakit mata dimana kondisi mata menjadi tidak normal karena adanya pertumbuhan daging yang muncul di area ornea mata. Daging tersebut sebenarnya adalah membran yang kemudian menyelimuti bagian putih mata atau juga disebut sebagai konjungtiva. Daging tersebut kemudian tumbuh tidak normal pada kornea. Daging ini bisa tumbuh kecil atau bahkan membesar dan mengganggu penglihatan anda.
Penyebab dari Cacat Mata ini adalah karena paparan sinar matahari yang cukup lama dan biasanya disebabkan oleh sinar UV. Faktor penyebab lainnya adalah iritasi mata kronis karena debu dan kondisi mata yang kering.
Cara menanganinya adalah dengan operasi pterigium. Biasanya penderita akan diberikan obat tetes mata. Tetapi dalam kondisi yang parah, penderita dianjurkan untuk melakukan operasi walaupun setelah operasi terdapat kemungkinan bahwa pterigium bisa tumbuh kembali. Operasi dilakukan dengan harapan agar tidak mengganggu penglihatan dan mengurangi parahnya pertumbuhan pterigium.

7. Glaukoma
Cacat Mata lainnya adalah sakit mataGlaukoma dimana mata mengalami kerusakan saraf optik yang sangat penting perannya sebagai pembawa pesan cahaya mulai dari mata untuk disalurkan ke otak. Dengan adanya kerusakan saraf optik ini, maka penglihatan menjadi terganggu dan tidak jelas.
Cacat ini muncul dikarenakan adanya kelebihan cairan humor yang mengisi bagian dalam bola mata anda. Padahal, cairan tersebut diproduksi oleh jaringan-jaringan yang ada di depan bola mata sebagai pasokan makanan untuk lensa mata dan juga kornea.
Untuk penanganan glaukoma, penderita bisa menggunakan obat tetes mata, obat untuk ditelan, operasi atau tindakan laser yang diharapkan dapat menurunkan atau menstabilkan tekanan yang ada pada bola mata. Sehingga, dapat mencegah kerusakan yang lebih parah dalam kemampuan untuk melihat. Ketika dideteksi secara dini, tingkat kesuksesan pencegahan bisa semakin besar. Untuk kasus lainnya, penderita bahkan membutuhkan terapi mata sebagai alternatif jika tidak ingin operasi. Tetapi, jika obat-obatan yang dilakukan dan prosedur laser tidak mampu mengendalikan tekanan mata pada penderita, maka penanganan yang harus dilakukan berikutnya adalah dengan melakukan operasi guna membuat saluran baru sehingga cairan mata bisa dikeluarkan. Sudah pasti operasi menjadi jalan akhir jika semua cara yang dilakukan masih tidak berhasil.


8. Astigmatisme
Saat muncul ketidakteraturan dalam lengkung-lengkung permukaan bias mata, maka penderita akan mengalami penangkapan sinar cahaya yang tidak fokus pada mata terutama di selaput jala atau retina. Astigmatis sendiri dibagi menjadi dua yakni astigmatis kornea dan astigmatis lensa.
Untuk cacat mata astigmatis kornea, hal tersebut terjadi karena lengkung atau daya bias kornea kurang teratur, dan astigmatis lensa berarti daya bias lensa yang kurang teratur.
Dalam hal ini, penderita akan kesulitan melihat benda dengan jelas. Pandangannya tampak kabur terutama untuk melihat objek berukuran kecil. Biasanya terjadi pada penderita myopia sehingga dibutuhkan kacamata silindris atau lensa kontak.

Untuk penangannya juga bisa dengan melakukan operasi refraktif.

Nah, itulah informasi lengkap tentang jenis- jenis cacat mata dan lensa kacamata yang dibutuhkan .  Hal terpenting untuk menjaga kesehatan mata adalah dengan tidak melakukan kebiasaan buruk seperti tidak memforsir mata untuk terus bekerja didepan layar serta dianjurkan untuk mengkonsumsi makanan dengan kandungan vitamin A yang tinggi. Jika mengalami gangguan mata, pastikan anda segera periksa ke dokter agar tahu penyebab dan nama penyakitnya sehingga bisa diatasi sejak dini.